Portugal Juara Piala Eropa 2016

Portugal Juara Piala Eropa 2016

Portugal Juara Piala Eropa 2016Saint-Denis – Portugal tampil sebagai juara Piala Eropa 2016. Di final, A Selecao das Quinas mengalahkan tuan rumah Prancis 1-0 lewat extra time berkat gol semata wayang Eder.

Jalannya Pertandingan

Portugal mendapatkan peluang pertama mereka pada menit keempat. Umpan panjang dari Cedric Soares bisa dijangkau Nani, tapi penyelesaian Nani masih melambung.

Setelahnya, Prancis mendominasi permainan dan punya sejumlah kesempatan untuk unggul. Tembakan Antoine Griezmann pada menit ketujuh masih melenceng, sementara sundulan Griezmann tiga menit kemudian dimentahkan oleh kiper Portugal, Rui Patricio.

Dari situasi sepak pojok, Prancis kembali mengancam gawang Portugal. Akan tetapi, sundulan Olivier Giroud masih bisa diantisipasi oleh Rui Patricio.

Portugal mendapatkan kabar buruk saat Ronaldo terkapar usai diterjang oleh Dimitri Payet. Setelah mendapatkan perawatan, Ronaldo kembali ke lapangan meski terlihat mengalami kesakitan di bagian lutut kirinya. Beberapa menit kemudian, Ronaldo kembali mendapatkan perawatan dari tim medis.

Ronaldo berusaha sebisa mungkin untuk terus bermain, tapi pada akhirnya menyerah karena masalah di lututnya. Dia tampak begitu terpukul karena harus meninggalkan lapangan saat timnya sedang berjuang di final. Dia ditandu keluar dan digantikan oleh Ricardo Quaresma pada menit ke-25, sementara posisinya sebagai kapten diambil alih oleh Nani.

Prancis terus menekan Portugal dan punya kans untuk memimpin pada menit ke-34. Moussa Sissoko dengan cerdik mengecoh Adrien Silva di kotak penalti dengan membalikkan badan dan kemudian melepaskan tembakan keras. Namun, usaha Sissoko bisa dimentahkan Rui Patricio.

Hingga berakhirnya babak pertama, kedudukan belum berubah. Kedua tim masih sama kuat 0-0.

Prancis berupaya memecahkan kebuntuan pada awal babak kedua, sementara Portugal yang kehilangan Ronaldo lebih banyak bertahan. Demi meningkatkan tusukan dari sisi sayap, Prancis kemudian memasukkan Kingsley Coman dan menarik keluar Payet.

Umpan silang dari Coman pada menit ke-66 menghasilkan peluang emas untuk Prancis. Griezmann yang berada di mulut gawang menyundul si kulit bundar, tapi arahnya masih sedikit melambung.

Peluang juga didapat Giroud pada menit ke-75. Namun, tembakan kaki kiri striker Arsenal itu dibendung oleh Rui Patricio.

Quaresma mencoba menciptakan gol indah pada menit ke-80. Dia menyambar bola liar dengan sebuah overhead kick, tapi tembakannya mengarah tepat ke tangkapan Hugo Lloris.

Gawang Portugal yang terus diserang oleh Prancis masih bisa diselamatkan oleh Rui Patricio. Tembakan keras Sissoko dari luar kotak penalti direspons oleh Rui Patricio dengan penyelamatan sambil menjatuhkan diri.

Prancis nyaris unggul di injury time babak kedua. Andre-Pierre Gignac yang sudah berhasil mengecoh Pepe melepaskan tembakan dari jarak dekat, tapi bola cuma menghantam tiang gawang.

Skor tetap 0-0 ketika waktu normal habis. Laga pun berlanjut ke extra time.

Tak banyak peluang tercipta di babak pertama extra time. Portugal punya kans bagus melalui sundulan Eder yang meneruskan sepak pojok Quaresma, tapi Lloris mampu menyelamatkan gawang Prancis.

Memasuki babak kedua extra time, Raphael Guerreiro nyaris membawa Portugal unggul. Tendangan bebasnya tak bisa dijangkau Lloris, tapi masih mengenai mistar gawang.

Portugal benar-benar mencetak gol saat laga memasuki menit ke-109. Eder memecahkan kebuntuan setelah tembakan kerasnya dari luar kotak penalti menembus pojok bawah gawang Prancis tanpa bisa dijangkau Lloris.

Di sisa waktu extra time, Portugal mampu mempertahankan keunggulan mereka. Prancis yang berusaha menyamakan kedudukan pun akhirnya gigit jari.

Susunan Pemain
Portugal: Rui Patricio, Cedric, Fonte, Pepe, Raphael Guerreiro, Adrien (Joao Moutinho 66′), Joao Mario, W. Carvalho, Renato Sanches (Eder 79′), Nani, Ronaldo (Quaresma 25′).

Prancis: Lloris, Sagna, Koscielny, Umtiti, Evra, Pogba, Matuidi, Sissoko (Martial 110′), Payet (Coman 58′), Griezmann, Giroud (Gignac 78′)